WEB BLOG
this site the web

Recent Photos

image
image
image
Tampilkan postingan dengan label Tarbiyah Dzatiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarbiyah Dzatiah. Tampilkan semua postingan

HALAQAH

Merupakan salah satu sarana tarbiyah utama untuk membentuk kepribadian Islami, mengokohkan hubungan dengan-Nya dan lebih semangat untuk beribadah kepada-Nya tanpa melupakan hablumminannaas.
Insya Allah. . .

Rukun Haloqah :
Ta’aruf

Tafahum (saling memahami)

Hikmah yg terkandung diantaranya:
a) Mengurangi kemungkinan renggangnya silaturrahim
b) Menimbulkan cinta kasih dan lembut hati (berlapang dada)
c) Melenyapkan perpecahanm perselisihan, dan permusuhan

Takaful (saling menanggung beban)

Hikmah yg terkandung diantaranya:
d) Saling mencintai, adanya kasih saying, dan keterkaitan hati
e) Bahu membahu dalam berbagai pekerjaan
f) Tolong menolong dalam kebaikan
g) Saling enjamin dalam ruang lingkup haloqah



Adab Haloqah :
Serius dalam segala urusan, menjauhi senda gurau yang berlebihan
Berkemawan keras untuk memahami akidah shalafusshaleh
Istiqomah dalam memahami Al-Qur’an dan Hadits
Menjauhkan diri dari sifat ta’asuf
Membersihkan majelis haloqah dari kebusukan ghibah/ namimah terhadap seseorang atau jamaah tertentu
Melakukan ishlah atau koreksi terhadap murobbi/ mutarobbi secara bijak, dan bertujuan untuk mengigatkan
Tidak menyianyiakan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan menetapkan skala prioritas bagi pekerjaan yang akan dilaksanakan

Ciri halaqah yang baik :
Orientasi kepada Allah
Rutinitas (Istimroriyah)
Integral (Syamil)
Bertahap (Tadarruj)
Bersungguh-sungguh (Tadarruj)
Moderat (Wasith)
Menghidupkan persaudaraan ( Ukhuwwah)
Regenerasi (Tausi’ah)

Tips Mengasah Keindahan Spiritual

Taqarrub Illah atau mendekatkan diri pada Allah. Kedekatan antara seorang hamba dengan Tuhannya hanya dengan media jiwa dan rohani. Kita tak bias duduk bersanding tubuh dengan Allah, sebab Tuhan bukan benda.Oleh sebab itu tempuhlah berbagai jalan menuju Tuhan.

Ibadah yang sempurna, ibadah berupa penghambaan Dengan enyembah Tuhan, Allah menyukai orang yang mengagungkan-Nya melalui ibadah. Baik itu shalat, puasa, zikir, dan lainnya, juga ibadah social dengan peduli terhadap sesama makhluk Tuhan. Ibadah akan melahirkan kekuatan rohani.

Bersikaplah ihsan, yaitu menyembah Allah hanya untuk memperoleh keridhan-Nya. Dan tidak ada sesuatu halpun yang lupyt dati pantauan Allah.

Tips Membentuk Pribadi Penolong

Yakinlah menolong merupakan sifat mulia. Allah sangat mencintai orang-orang yang suka menolong. Disamping memperoleh ganjaran pahala yang sangat besar, manusia juga menghormatinya Insya Allah..

Bangunlah empati diri pada orang lain. Bayangkan kita adalah orang yang sedang kesusahan itu.

Sering-seringlah Bersilaturrahmi dengan orang-orang yang kesulitan. Di sana banyak banyak malaikat-malaikat yang mendo’akan para penolong.Empati adalah awal sikap untuk membantu dan menjadi sumber berbagai sikap dan tingkah laku mulia. Sebaliknya empati yang lemah memunculkan berbagai efek buruk pada sikap dan tingkah laku.

Pupuklah kecintaan dalam diri terhadap lingkungan sekitar. Sadarilah bahwa kita manusia ibarat satu tubuh, jika satu bagian sakit, yang lain ikut menderita. Duka saudara adalah lara kita, kegembiraan mereka merupakan kebahagiaan kita.

N/B : Supaya pertolongan kita bernilai pahala, janganlah lupa petunjuk Alqur’an. Pertolongan hanya diberikan pada criteria perbuatan yang dipayungi semangat dan keyakinan takwa.

Tips Membangun Kekuatan Jiwa

Orang yang kurang bergerakk akan lemah tubuhnya, orang yang kurang berpikir akan mati fungsi otaknya, dan orang yang kurang menerima cobaanakan lemah jiwanya..

Memandang Positif setiap persoalan. Masalah yang dihadapi bukanlah beban tapi proses untuk menguatkan jiwa. Kebahagiaan itu akan tercapai setelah semua belitan persoalan berhasil diurai. Jadi buanglah jauh-jauh sikap pesimis.

Membangun benteng diri dari dalam. Dalam kondisi sekacau apapun berusahalah untuk tetap tenang, tetap berpikir jernih, masih bias memberi nasehat dan dorongan ketika kepanikan melanda orang-orang di sekitarnya. Seolah-olah anda memiliki benteng kokoh dalam jiwa yang sanggup menangkis kekacauan dari luar

Yakinlah !!! Seperih apapun kesulitan yang dirasakan jiwa, tak secuilpun yang luput dari ganjaran pahala. Allah akan membantu orang beriman dengan menambah kekuatan jiwa..

Tanda-tanda Keimanan By UKMM

“Bias wajahmu pancaran imanmu wahai sahabatku”

Mencintai kebaikan untuk orang lain seperti ia mencintai kebaikan untuk dirinya begitupun sebaliknya keburukan

Mengingatkan orang lain jika lalai dan senang dinasehati jika ia lalai

Memberi maaf pada orang lain yang menzhaliminya seperti ia ingin dimaafkan jika berbuat salah pada orang lain

Memenuhi hak orang lain


Membantu orang lain yang butuh bantuan. Seperti ia ingin dibantu ketika dalam kesusahan

Menjaga ukhuah dengan saudaranya sebagaimana ia tidak suka jika orang lain memutuskan hubungan dengannya

Toleransi dengan kekurangan orang lain sebagaimana ia ingin dimaklumi akan kekurangannya

Tahapan-tahapan Ukhuah Islamiah

Ta’aruf, “Saling mengenal”

Tafahum, “Saling memahami”

Takaful, “Senasip sepenanggungan/ Simpati & empati”

Ta’awun, “Salig tolong menolong dalam kebaikan”

tsar, “Saling perhatian atas kebutuhan saudaranya/ endahulukan kepentingan saudaranya”

Kiat-kiat Menjalani Fase Remaja Sipp ^_^

Berawal sederhana, kemudian lihatlah perkembangan diri anda. Insya Allah. . .

Beriman dan Bertaqwa Kepada Allah
Dengan demikian seorang remaja akan selalu merasa diawasi oleh Allah, merasa bersama Allah, dan pastinya yakin bahwa Allah senantiasa menyaksikan segala aktivitasnya. Oleh sebab itu ia akan selalu berusaha untuk melakukan hal-hal yang baik dan menjauhi hal-hal yang buruk…karena ia beriman dengan sifat-sifat wajib Allah.

Taat pada Kedua Orang Tua
Karena siapapun orang tua itu (apapun profesi beliau), mereka akan melakukan apa saja demi kebaikan anaknya, jangankan nasehat, lebih-lebih do’a, marahpun adalah bagian cinta mereka, mereka adalah malaikat titisan cinta Rabbal ‘alamin..
Oleh karena itu, setiap nasehat, bimbingan, dan arahan dari orang tua adalah merupakan persembahan kasih sayang yang terbaik untuk anaknya. Sehingga hidup seorang remaja yang taat pada orang tuanya terarah untuk menjalani langkah demi langkah agar akhirnya bisa mencapai mimpinya dengan ridha Allah.

Patuh pada Guru
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa “ehm..yang cagur^,^ ”(wkwkwk ada iklan lewat rupanya,he_). Dengan patuh pada guru, seorang remaja telah belajar menghormati orang yang lebih tua, ia juga akan belajar dengan baik dan senang hati. Remaja tersebut juga bisa belajar banyak dari gurunya, pengalamannya bertambah, setidaknya ia bisa menjadi manusia yang lebih baik dari hari kemaren. Selebihnya bersyukurlah atas segala rahmat-Nya.

Sayang Keluarga
Di mana-mana, kalau seorang remaja sudah saying sama keluarganya, dia akan semangat agar terus berusaha untuk bisa selalu membuat senang hati keluargaya, dari itu motivasinya naik drastic untuk menjadi orang yang sukses, paling tidak bisa lebih baik terus “meningkat (bahasa matematikanya integral mungkin yaaa..he_)”, dan bermanfaat bagi keluarganya.

Berteman dengan Teman yang Baik dan Menghargai Orang Lain
Jika seorang remaja terbiasa berada di lingkungan yang baik, teman yang baik, pribadinya akan terbentuk baik, insya Allah dia akan mejadi orang yang baik pula, paling tidak bertahap. Katanya, buah jatuh tidak jauh2 dari pohonnya, betul pangkat benar, tapi adakah kita ingat, bahwa iman itu tidak diwarisi, dan islampun seungguhnya bukanlah status agama saja. Dan segala keajaiban adalah rahasia Allah..

Berprinsip agar Bermanfaat selalu bagi Orang Banyak
Dengan begitu seorang remaja akan senantiasa berusaha agar dirinya selalu bermanfaat bagi orang lain, setidaknya orang lain akan merasa nyaman, aman , dan tentram jika dekat dengannya.

Memiliki Target Kedepan
Manusia hanya bisa berencana karena Allah jualah yang menentukan semuanya, namun manusia harus berusaha karena Allah mengikuti prasangka hamba-Nya. Oleh karena itu seorang remaja harus bin wajib pangkat musti befikir ke depan, membuat rancangan hidup tanpa lupa mempersiapkan bekal ketika sewaktu-waktu dipanggil kembali menghadap-Nya, tentang bagaimana kehidupan selanjutnya, target-target yang ingin dicapai dengan waktu yang sesuai.dsb.

Kata AA Gym, “kapan lagi kalau tidak dari sekarang?”, mulailah dari hal yang paling kecil, dan yang terpenting, mulailah dari diri sediri..! Karena integritas jauh lebih berpengaruh disbanding IQmu wahai remaja..Sedangkan itupun penting pula untuk bekal perjalananmu tanpa melupakan hati(EQ) dan jiwa(SQ) .
Wallahu’ala bishawab..

By Rusmayani
 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies