WEB BLOG
this site the web

Ternyata Kita Salah Paham T_T


Aku pernah bertanya pada seseorang yang q anggap lebih tahu dariku..,
“kenapa tingkat kepintaran se2orang dilihat dari segi nilai yang dapat dicapainya…??
Sehingga banyak yang sedih jika nilainya rendah dari yang lain..,sedang mereka juga sudah berusaha..”

Kata beliau, “sebenarnya itu MOTIVASI nak..”
Tapi aku menyangkal lagi.., “bukankah sebagian kecil orang masih ada yang belum termotivasi dengan itu.., bahkan dia menjadi takut dengan yang namanya pertempuran, mungkin juga dia tidak suka dengan persaingan..smangat berperangnya down,,,
Sedangkan yang senang bersaing, dia jadi malas untuk berbagi ilmu karena takut tingkat kepintarannya tersaingi..,bahkan dia senang jika nilainya jauh lebih tinggi dari yang lain..
Yang aku takutkan, Rasulullah pernah bersabda: Bergembiralah dan berharaplah agar mendapatkan sesuatu yang menyenangkan kamu sekalian. Demi Allah, bukan kefakiran yang aku khawatirkan terhadap kalian, tetapi yang aku khawatirkan adalah jika kekayaan dunia dilimpahkan kepada kalian sebagaimana telah dilimpahkan kepada orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian akan berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba dan akhirnya dunia itu membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka. (Shahih Muslim No.5261)”

Kata beliau lagi..“Iya…sebenarnya itu adalah sebuah motivasi, agar brlomba-lomba dalam kebaikan..,agar mereka lebih giat belajar..,tapi hablumminannasnya tetap terjaga..
Namun ternyata terbukti lagi, bahwa belum tentu yang dianggap manusia benar itu adalah benar dan sebaliknya. Sedangkan rencana manusia juga belum tentu sama dengan rencana Allah…semua benar2 akibat dari perbuatan manusia itu sendiri, manusia yang satunya, atau yang satunya lagi…
Hingga berbagai cara dilakukan agar nilainya tinggi serta dinobatkan menjadi orang yang pintar, oleh MANUSIA…sekali lagi, Manusia…

Mereka terkecoh…anak2 itu tersugesti, kecuali yang betul2 berusaha agar nilainya tinggi, namun dia juga senang kalau nilai kawan2nya tinggi seperti yang diraihnya.
Padahal waktu di Taman Kanak2, dia pernah menghafal 10 malaikat dengan tugas2nya, tapi mungkin anak2 zaman sekarang sudah lupa dengan masa lalunya yang mereka anggap kampungan itu,
Mereka lupa bahwa :
Malaikat Jibril sampai sekarang belum pernah menyampaikan wahyu yang berisikan pernyataan tentang orang yang mendapat nilai rendah dari suatu tes/ujian yang berhubungan dengan dunia itu akan dibenci Allah…tidak pernah..

Malaikat Mikail juga tidak pernah bilang kalo dia tidak akan ngasih rezeki sama orang yang punya nilai ujian di bawah rata2..

Malaikat Israfil yang hanya tahu tentang peniupan sangkakala..
Apalagi Malaikat Izrail yang ga pilih2 mencabut nyawa, umur tidak berbau…

Malaikat Rakib & Atid juga hanya mencatat nilai usaha, do’a yang sungguh2, serta keyakinan kita dalam berharap pada Allah..setelah itu Wallahu’alam..,pastinya mereka tidak akan kecewa jika kita hanya tidak bias menjawab soal tersebut..,
Di alam kubur kelak, Malaikat Munkar dan Nankir juga tidak akan buang2 waktu untuk menanyakan nilai ujian tengah ataupun akhir semester…
Dan pastinya, ana berani menjamin bahwa Malaikat Malik dan Riduan memperbolehkan atau tidaknya seseorang masuk kedalam dua tempat yang mereka jaga sama sekali bukan dengan mempertimbangkan nilai ujian waktu kita sekolah di dunia..Wallahu’alam bisshawab..”

karena aku memang cerewat,, ku Tanya lagi..
“Bukankah wajar jika kami bersedih bila seandainya nilai kami lebih rendah dari yang lainnya…? Bukan sedih karena takut diolok-olok atau di hina..dan insyaAllah tidak ada kawan2 yg demikian tega, tapi takut mengecewakan orang tua…”

Denngan senyum beliau menjawab,
“Salah seorang sahabat saya pernah bilang, katanya sahabatnya pernah cerita bahwa untuk mengetahui perbuatan kita itu jelek atau buruk, cukuplah perbuatan kita itu diketahui oleh orang tua kita, lalu mereka tidak senang melihatnya..
Darimaka itu…yang penting kita usaha untuk mendapat yang terbaik, pakai usaha maksimal, kalo mau ujian besok ya…jangan Cuma malam ini saja usahanya…karena jangankan siswa, guru yang handal saja…walaupun sudah lihai, dia tetap kudu latihan lagi untuk memantapkan strategi mengajarnya…

Kalo sudah do’a khusyu, ikhtiar tingkat tinggi…kemudian mengerjakan soal2 ujian dengan cara yang benar…Apalah lagi yang seharusnya diperbuat seorang muslim selain berpasrah diri pada yang Maha Kuasa.

Islam itu agama yang menentramkan…rugi kalau kita tak faham dengan itu,,,
Kita ini punya Allah…pastilah Dia akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita..
Tidak ada daya upaya kita selain dengan pertolongan Allah, sedangkan Dialah yang lebih tahu tentang apa yang terbaik untuk kita,,,

Kurang apa lagi informasi dari Allah agar membuat hati kita tenang dan senang? Kurang apalagi kasih saying Allah sampai kita sering enggan untuk sabar dan syukur?? Ana rasa kita lah yang kurang ajar…bingung buka primbon, sakit nyiapin sesajen, mau kaya kedukun..lalu buka Al-Qur’annya kapan? Baca Hadits taon depan…?? Atau ibadahnya pas ingat kuburan?? masa depan kita cerah atau tidak itu bukan hanya bergantung dari nilai ujian sebuah mata kuliah...rezeki sudah diatur, dan satu hal..tetap teruz ikhtiar dan jangan pernah berputus dari rahmat Allah..^,^

Pesan beliau :
Jaga baik2 Hablumminallaah…dan jangan lupakan Hablumminannaas..
Maka insyaAllah kau akan mendapati kesuksesan dunia dan akhirat. mudah-mudahan..Amiiin_ya Rabb...

Saling mengingatkan yaa..“SmangaaaaaatttttTTTTZzzz !!!

2 komentar:

arikha mengatakan...

ukhti....
ttp istiqomah y....
saling mengingatkan...:)

Rusmayani mengatakan...

iya ukhty... ^_^

tafaddhal diingatkan klw ana khilaf...

Posting Komentar

Komentarmu kebaikan kita semua.amiiin ^,^

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies